SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG - SEMOGA BLOG INI BERMANFAAT

Kamis, 13 November 2014

Reset Password Windows Menggunakan Hiren's BootCD




reset password windows
MULTI PASTE - Kalau sebelumnya saya sudah pernah membahas, bagaimana mereset password windows 7 dengan USB disk, pada postingan ini akan saya share bagaimana mereset password windows (NT/2000/XP/Vista/7) menggunakan Hirens BootCD 15.1. Pada postingan sebelumnya, Anda harus membuat password reset disk melaui windows 7, namun akan menjadi kendala jika disk yang Anda buat sebelumnya mengalami masalah seperti bad sector atau terinfeksi virus, jangan khawatir karena berikut ini akan saya bagikan untuk Anda alternatif lain, reset password windows menggunakan Hiren's BootCD 15.1.

Hiren's BootCD banyak digunakan oleh para teknisi komputer, karena banyak tools yang sangat berguna di dalamnya seperti Partition Tools, Backup Tools, Password & Registry Tools, Recovery Tools, Testing Tools, Hardisk Tools serta System Info Tools dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kasus lost password windows, seperti lupa paswword sering dialami oleh pengguna komputer, hal ini banyak terjadi karena lalai untuk mencatat password yang baru saja di ganti.  Satu-satunya cara yang sangat membosankan untuk mengatasi masalah ini adalah menginstal kembali OS windows pada komputer Anda dan ini akan memakan waktu 2 sampai 3 jam, Anda pun harus menginstal Aplikasi serta Driver perangkat keras dan seluruh device yang terpasang pada kompuer Anda.  Hiren's BootCD adalah boot disk utility yang akan membantu Anda menyelesaikan masalah ini tanpa harus menginstall ulang OS windows, driver serta aplikasi yang Anda gunakan.

Riset yang saya lakukan adalah mengganti dan menghapus password logon windows pada windows XP dan Windows 7 menggunakan Hiren's BootCD 15.1 sukses 100%, setelah sebelumnya kedua versi windows ini saya install di Virtual Macine menggunakan Oracle VirtualBox.  Agar pembahasan tidak berpanjang lebar, berikut ini cara mereset password logon windows menggunakan Hiren's BootCD 15.1

Cara Reset Password Windows Menggunakan Hiren's BootCD 15.1

Sebelumnya Anda sudah harus memiliki Utility ini, silahkan Download Hiren's BootCD versi terbaru, extract hasil download menggunakan WinRAR atau WinZip, lihat Readme atau Petunjuk Instalasi yang terdapat di dalamnya untuk membuat CD Boot atau Anda dapat membuat Hiren's BootCD dalam USB Flash Drive seperti yang saya lakukan.
  • Restart PC, tekan tombol F12 atau F9 untuk memilih booting from CD/DVD atau USB, tiap type komputer mungkin akan berbeda, pelajari Boot Menu pada komputer yang Anda gunakan.
  • Setelah Hiren's loading dengan sempurna pilih menu Mini Windows XP seperti gambar di bawah
mini windows xp
  • Tunggu beberapa saat sampai Mini Windows XP loading dengan sempurna, klik tombol Start dan pilih HBCD Menu
hbcd menu
  • Selanjutnya pilih menu Programs >> Password / Keys >> Windows Login >> NTPWEdit (Reset XP/Vista/7 User Password)
menu programs
  • Pada jendela NTPWEdit arahkan pencarian file SAM di Local Disk pada komputer Anda.
browse
  • Biasanya Local Disk akan di map ke drive [D:] atau ke [E:] tergantung jumlah partisi hardisk pada komputer yang Anda gunakan.
windows config
  • Arahkan pencarian ke folder Windows\System32\config dan pilih file SAM, selanjutnya klik tombol Open
file sam
  • Perhatikan daftar user pada jendela NTPWEdit pilih user yang sering Anda gunakan, atau user yang akan di reset password-nya dan klik tombol Change Password.
user windows
  • Ganti Password sesuai keinginnan Anda atau jika Anda ingin mengosongkan passwordnya biarkan field New password dan field Verify kosong, lalu klik tombol OK
reset password
  • Langkah selanjutnya, jangan lupa menekan tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan.
save changes
  • Sampai di sini proses Reset Password Windows Menggunakan Hiren's BootCD selesai silahkan Shutdown Mini Windows XP dan restart komputer Anda, pastikan password telah berubah atau telah kosong.
Jika Anda berhasil melakukan Reset Password Windows Menggunakan Hiren's BootCD jangan lupa ucapkan Alhamdulillah, atau jika Anda punya pengalaman lain untuk mereset password logon windows, mari berbagi informasi pada kolom komentar yang terdapat di bagian bawah artikel ini.

Senin, 08 September 2014

Kumpulan Serial Number Windows 7



Kumpulan Serial Number/Produck Key Windows 7 ini merupakan aktivator untuk semua seri Windows 7. Diantaranya: Windows 7 Ultimate, Windows 7 Profesional, Windows 7 Enterprise, Windows 7 Home Basic, Windows 7 Home Premium, Windows 7 dan Windows 7 Starter.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Windows 7 Ultimate
  • TWMF7-M387V-XKW4Y-PVQQD-RK7C8
  • HTJK6-DXX8T-TVCR6-KDG67-97J8Q 

Windows 7 Profesional
  • HYF8J-CVRMY-CM74G-RPHKF-PW487
  • BKFRB-RTCT3-9HW44-FX3X8-M48M6
  • 3YHKG-DVQ27-RYRBX-JMPVM-WG38T
Windows 7 Enterprise
  • H7X92-3VPBB-Q799D-Y6JJ3-86WC6
  • H3V6Q-JKQJG-GKVK3-FDDRF-TCKVR
  • BQ4TH-BWRRY-424Y9-7PQX2-B4WBD
Windows 7 Home Premium
  • 76BRM-9Q4K3-QDJ48-FH4F3-9WT2R
  • RHPQ2-RMFJH-74XYM-BH4JX-XM76F
Windows 7 Home Basic
  • VTKM9-74GQY-K3W94-47DHV-FTXJY
  • MD83G-H98CG-DXPYQ-Q8GCR-HM8X2
Windows 7 Starter
  • 7Q28W-FT9PC-CMMYT-WHMY2-89M6G
  • BRQCV-K7HGQ-CKXP6-2XP7K-F233B


Jumat, 22 Agustus 2014

PENTINGNYA TABAYYUN

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi di jalan Allah, maka lakukanlah tabayyun
( QS. An Nisa/4: 94)

Pengertian tabayyun dalam ayat tersebut bisa dilihat antara lain dalam Tafsir al Qur’an Departemen Agama, 2004. Kata itu merupakan fiil amr untuk jamak, dari kata kerja tabayyana, masdarnya at-tabayyun, yang artinya adalah mencari kejelasan hakekat suatu atau kebenaran suatu fakta dengan teliti, seksama dan hati-hati. Perintah untuk tabayyun merupakan perintah yang sangat penting, terutama pada akhir-akhir ini di mana kehidupan antar sesama umat sering dihinggapi prasangka. Allah memerintahkan kita untuk bersikap hati-hati dan mengharuskan untuk mencari bukti yang terkait dengan isu mengenai suatu tuduhan atau yang menyangkut identifikasi seseoranag.
Belakangan ini seringnya gampang orang atau suatu kelompok berprasangka negatif terhadap kelompok lain, atau menuduh sesat golongan lain, dan kadang disertai hujatan, penghakiman secara sepihak, dan sebagainya. Berprasangka tanpa meneliti duduk perkaranya, adalah apriari atau masa bodoh. Mensikapi orang lain hanya berdasar pada sangkaan-sangkaan negatif atau isu-isu yang beredar atau bisikan orang lain.  Sikap demikian adalah tidak tabayyun, atau tidak mau tahu apa yang sebenarnya terjadi..
Perintah tabayyun atau mendalami masalah, merupakan peringatan, jangan sampai umat Islam melakukan tindakan yang menimbulkan dosa dan poenyesalan akibat keputusannya yang tidak adil atau merugikan pihak lain. Di dalam al Qur’an, perintah tabayyun juga terdapat pada S. al Hujarat /49  ayat 6.
Dengan mengakomodir tafsir ke 94 Departemen Agama tersebut, tersirat suatu perintah Allah, bahwa setiap mukmin, yang sedang berjihad fi sabilillah hendaknya bersikap hati-hati dan teliti terhadap orang lain. Jangan tergesa-gesa menuduh orang lain, apalagi tuduhan itu diikuti dengan tindakan yang bersifat merusak atau kekerasan. Terhadap mereka yang mengucap ”Assalamu’alaikum” atau ”la ilaha illallah”, misalnya, yaitu ucapan yang lazim dalam Islam, terhadap orang tersebut tidak boleh dituduh ”kafir”, sekalipun ucapan itu hanya dhahirnya. Ini hanya sekedar contoh, di mana kita tidak boleh gegabah dalam mensikapi orang lain.
Pengertian lebih mendalam dari tabayyun adalah melakukan penelitian. Yaitu suatu kegiatan yang berupaya mendalami dan memecahkan suatu persoalan dengan menggunakan metode ilmu pengetahuan. Ciri metodologi yang lazim dalam dunia ilmu pengetahuan bisa sebutkan di sini:
  1. Rasional; berpijak pada cara berpikir rasional.
  2. Obyektif; apapun yang ditelaah atau kaji harus sesuai dengan objeknya.
  3. Empiris; obyek yang dikaji merupakan realitas atau kenyataan yang dialami manusia.
  4. Kebenaran atau simpulannya bisa diuji. Bahwa kebenaran teori-teori atau hukum yang diperoleh melalui proses analisa, harus sanggup diuji oleh siapa saja.
  5. Sistematis, semua unsur dalam proses kajian harus menjadi kebulatan yang konsisten.
  6. Bebas; dalam penganalisaan fakta-fakta, seseorang harus dalam keadaan bebas dari segala tekanan dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan pihak tertentu.
  7. Berasas manfaaf; kesimpulannya harus bersifat umum dan bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang berkepentingan dalam dakwah.
  8. Relatif; apa yang ditemukan atau ynng disimpulkan tidak dimutlakkan kebenarannya, dalam arti memungkinkan untuk diuji oleh temuan berikutnya atau temuan orang lain
Melakukan tabayyun dalam arti penelitian tersebut sudah lama melekat dalam tradisi keilmuan Islam. Sejarah kebudayaan Islam, yang diwarnai oleh temuan para sarjana-sarjana muslim macam Al Faraby, Al Khawarizmi, Ibn Khaldun, Imam Gazali, dan banyak lagi para ilmuwan abad pertengahan, telah mengembangkan model-model riset seperti itu. Ibnu Khaldun adalah yang kemudian membagi model-model riset menurut Islam, seperti berikut:
  1. Riset Bayani; yakni penelitian yang ditujukan untuk mengenali gejala alam dengan segala gerak-gerik dan prosesnya. Misalnya, mengenai kenapa kupu2 berwarna-warni; kenapa ikan terdiri  bergaman jenis dan bagaimana cara hidup dan pola makananya.
  2. Riset Istiqra’i: Yaitu penelitian yang ditujukan untuk mencari kejelasan pola-pola kebudayaan dan kehidupan sosial manusia.  Ini yang kemudian berkembang menjadi riset ilmu sosial.
  3. Riset Jadali: yakni riset yang dimaksudkan untuk mencari hakekat atau kebenaran yang didasarkan oleh cara berpikir rasional (rasionale exercise). Di sana biasa digunakan ilmu mantiq dan filsafat.
  4. Riset Burhani: yakni riset untuk tujuan eksperiman. Misalnya atas temuan obat tertentu, dilakukan tes di laboratorium. Contoh lain, mencobakan metode baru dalam pembelajaran terhadap siswa-siswa sekolah.
  5. Riset Irfani: riset yang secara spesifik menjelajah hakekat ajaran Islam. Pada gilirannya menghasilkan ilmu tasawuf.
Mirip dengan istilah tabayyun, dalam al Qur’an adalah apa yang disebut nazhara, yang fiil amr-nya adalah unzhur, yang artinya: lihatlah, amatilah. Ilmu pengetahuan diperoleh melalui proses yang disebut intizhar, yaitu dimulai dari pengamatan terhadap kenyataan (realitas) atau pengumpulan data, kemudian dilakukan analisa, dan menarik kesimpulan. Istilah tersebut ada hubungannya dengan nazhar, dalam bahasa Indonesia berkembang menjadi kata nalar.
Perintah melakukan intizhar dalam firman Allah biasanya dalam rangka mengenal lebih jauh ke-mahabesaran Allah atau untuk dapat mengenal sesuatu gejala secara mendalam.
Katakanlah: “Ber-Intizharlah kamu terhadap segala macam gejala di langit dan di bumi. (Bila tidak demikian) tidaklah memberi manfaat sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah untuk orang-orang yang tidak beriman. (Q.S. Yunus; 10: 101).
Ada beberapa hikmah lain tabayyun atau instizhar, yang bisa dipetik: (1) memperluas wawasan. Karena salah satu aspek dalam tabayyun adalah melakukan telaah dengan membandingkan suatu data dengan data yang lain, dan mengkaitkan dengan sekian banyak referensi. Sebelum akhirnya menarik kesimpulan; (2) Mengusung pendalaman pengetahuan. Mengetahi secara mendalam atas sesuatu masalah akan menumbuhkan kearifan tersendiri dalam bertindak; (3) Pengujian atas kebenaran informasi. Terlebih lagi, informasi yang hanya berdasar isu, sudah seharusnya dikonfirmasi, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman; Adakalanya juga suatu informasi sudah diyakini kebenarannya, namun tidak tersedia data yang lengkap dan akurat untuk membuktikan kebenaran itu. Maka melalui tabayyun, akan memperkuat keyakinan akan kebenaran informasi tersebut.
Tabayyun yang berhasil adalah apabila mampu mengungkapkan fakta yang bisa dijamin akurasinya, dan analisis yang jernih.  Kejernihan berpikir dalam menghadapi suatu fakta akan membangun kearifan dalam bertindak. Termasuk kearifan dalam berdakwah. Kebenaran-kebenaran informasi yang dihasilkan melalui proses yang obyektif, diharapkan juga akan membangun sikap toleran terhadap orang lain, yang sama-sama menjunjung tinggi obyektivitas.
Dalam kaitan dengan aktivitas dakwah juga, tabayyun membantu ketepatan dalam memilih sasaran dakwah. Pengetahuan yang benar yang diperoleh dari hasil penelitian, terutama menyangkut masyarakat yang akan dijadikan sasaran dakwah, akan sangat membantu ketapatan dalam memilih metode berdakwah.