SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG - SEMOGA BLOG INI BERMANFAAT

Minggu, 12 Juni 2011

8 Kiat Menangkal Radiasi Ponsel

Hasil penelitian terbaru dari WHO mengungkapkan bahwa radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker otak. Radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform.

Simak 8 kiat mengurangi radiasi tersebut yang dikutip detikINET dari eHow, Rabu (1/6/2011):

1. Gunakan Headset
Inilah cara yang paling mudah untuk menangkal ancaman radiasi ponsel. Tentu saja, kita tidak bisa menolak untuk menerima panggilan telepon. Namun jika Anda masih khawatir, ada baiknya menggunakan headset. Intinya adalah telepon genggam Anda, tidak terlalu dekat dengan otak.

2. Kurangi Bluetooth dan Headset Wireless
Menggunakan headset bisa menjadi pilihan untuk mengurangi radiasi ponsel. Namun ingat, pilih headset yang konvensional alias yang masih menggunakan kabel untuk terhubung dengan ponsel. Jangan menggunakan headset wireless. Fitur bluetooth di ponsel juga jangan terus menerus diaktifkan, gunakan seperlunya.

3. Speakerphone
Menggunakan speaker ketika bertelepon juga bisa menjadi pilihan. Namun tentu saja, ada rasa kurang nyaman ketika hal ini dilakukan di tempat publik. Tapi setidaknya, Anda tidak harus menempelkan ponsel di kepala ketika bertelepon. Jadi pilihan ini mungkin bisa digunakan ketika Anda tengah berada di tempat privat seperti di rumah.

4. Casing Penahan Radiasi
Kekhawatiran radiasi ponsel belakangan memunculkan casing berkemampuan khusus yang diklaim bisa meminimalisir hantaran radiasi yang berasal dari ponsel. Jika dirasa diperlukan, mungkin Anda bisa mencarinya di pertokoan.

5. Sudut Ruangan
Hindari menerima telepon di sudut ruangan. Sudut ruangan yang biasanya sepi namun di sisi lain terkadang juga menjadi tempat di mana sinyal telepon menjadi lemah. Nah, sinyal yang lemah justru dikatakan memicu radiasi yang lebih tinggi. Hal ini berlaku pula di area yang sempit/kecil seperti lift.

6. Jangan Selalu Menempel
Ponsel yang Anda gunakan boleh saja menjadi gadget kesayangan, namun untuk kesehatan yang lebih baik, ada baiknya Anda jangan selalu nempel dengan ponsel tersebut. Ponsel yang tidak digunakan direkomendasikan ditaruh di tas atau di atas meja. Hal ini dikatakan lebih baik ketimbang ditempatkan di kantong celana.

7. Diam Kala Menelpon
Ketika menerima telepon sebaiknya Anda tidak berjalan-jalan. Pasalnya, dalam keadaan bergerak maka sinyal ponsel akan terus mencari pancaran sinyal yang kuat dari base transceiver station (BTS). Aktivitas ini justru akan menguatkan radiasi.

8. Gunakan Dua Telinga
Hindari penggunaan satu bagian telinga ketika bertelepon. Misalnya, selalu menerima telepon dengan telinga bagian kiri saja. Menurut para ahli, hal ini justru tidak baik. Manfaatkan kedua telinga Anda untuk meminimalisir radiasi yang terpancar.


Saat ini Badan Lingkungan Eropa telah mendorong untuk melakukan studi lebih lanjut. Namun tidak salahnya juga kan kita melakukan suatu langkah antisipasi ketimbang mengambil risiko di masa depan.

Semoga bermanfaat.

KEBAHAGIAAN

Kebahagian manusia ada bila ia bisa membuka mata hatinya, dan menyadari
bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti dan menyadari betapa ia
dicintai. Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri agar orang lain
bisa mencintainya dengan tulus...

Kebahagian manusia tidak dapat hadir karena tidak mau membuka hati, dan
berusaha meraih apa yang tidak dapat diraih, terlalu memaksa untuk
mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri
apa yang ia miliki.

Keegoisan manusia yang menyebabkannya menjadi buta, keegoisan dan hanya
memikirkan diri sendiri yang menyebabkan manusia tidak sadar bahwa ia
begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik
untuknya...

Begitu banyak sahabat yang begitu mencintai, tapi karena terlalu
memilih, menilai dan menghakimi sendiri.. justru sahabat sejati menjadi
semakin jauh.. Terlalu memilih sahabat membuat manusia tak dapat
menyadari di depan mata ada sahabat sejati yang dibutuhkannya..

Tiap tiap manusia memiliki arti dan peranan masing-masing, semua
berbeda...tidak ada yang memiliki arti yang sama persis punya peranan
dan kelebihan disatu hal, tidak harus memiliki peranan dan arti dalam
hal lain.. dicintai oleh satu orang belum tentu disayang oleh orang
lain..

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri, jangan beraharap dari
diri manusia lain, karena orang lain dapat mengkhianati..

Kebahagiaan ada bila bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan
menghargai diri sendiri, mau mencintai dan menerima manusia lain..

Percaya kepada Tuhan.. bersyukur bahwa manusia selalu diberikan yang
terbaik... sesuai yang diperbuat manusia itu sendiri, tak perlu berkeras
hati, Ia akan memberi di saat yang tepat apa yang manusiaNya butuhkan,
tidak harus saat ini, masih ada esok hari..

Sabtu, 11 Juni 2011

Parametrik equalizer EQ



Parametrik equalizer sering disebut menggunakan istilah parametrik EQ merupakan alat elektronik multi-band variabel equalizer yang sering digunakan dalam sound recording dan kondisi penguatan sewaktu live sound. Parametrik equalizer merupakan peralatan audio yang memungkinkan bagi audio engineer untuk menaikkan maupun menurunkan modulasi sewatu merekam dengan menyetel respon frekuensi dari sinyal audio.
Jika anda ingin mempelajari tentang dasar-dasar equalizer silahkan baca diartikel saya sebelumnya di oksida.com ini, sebab diartikel sebelumnya sudah saya jabarkan tentang dasar-dasar alat yang bernama equalizer ini. Ciri fisik pada sebuah parametrik equalizer berbeda dengan ciri fisik pada sebuah grafik equalizer (search di oksida.com ini untuk mengetahui ‘grafik equalizer’). Jika pada grafik equalizer kebanyakan menggunakan tombol geser maka pada parametrik equalizer kebanyakan menggunakan tombol putar.








Parametric EQ memiliki tiga buah parameter yang dapat disetel yaitu:
  • Center frequency : Frequency tengah yang ingin anda cut / boost
  • Gain : jumlah cut / boost dalam satuan dB
  • Q Factor : Lebar atau sempit nya bandwith dari frequency yang di cut / boost
Q factor: semakin tinggi angka nya, semakin sempit frequency yang terkena. Semakin rendah Q nya, semakin lebar frequency yang kena.


Peningkatan tonal
Parametrik equalizer banyak digunakan untuk meningkatkan frekuensi tertentu yang tidak terdengar dengan baik pada suatu instrumen tertentu. Sebagai contoh dalam instumen seperti dobel bas maupun dua alat lain yang frekuensinya hampir sama jika disetel dalam volume yang sama maka tidak terdengar jelas perbedaan antar keduanya, akan tetapi dengan mem-bosst salah satu frekuensi permasalahannya bisa kita atasi.

Pengurangan resonansi.
Parametrik equalizer dapat juga digunakan untuk menghapus (atau meningkatkan) resonansi yang berlebihan, yang membuat suara ‘boomy’ atau ‘ringy’. Sebagai contoh jika suara instrument seperti gitar yang mempunyai suara yang berlebih atau ringy pada frekuensi, maka parametrik equalizer dapat digunakan untuk mengurangi atau memotong frekuensi band yang berlebih.
Mengurangi suara asing
Parametrik equalizer juga dapat digunakan untuk mengurangi suara-suara asing yang tidak diinginkan. Misalkan picking dari gitar atau fingering dari tangan yang sedang memainkan gitar, suara berderit waktu memainkan pedal piano, ataupun suara kipas angin sewaktu recording, bisa kita manipulasi suara-suara yang tidak kita inginkan tersebut, sehingga yang keluar menjadi bersih dan harmoni.

Mencegah feedback
Contoh ekstrim dari resonan yang berlebihan adalah suara feedback, yang lebih dikenal dengan dengan looping pada frekuensi tertentu pada sistem audio. Contohnya microphone yang dekat dengan speaker bisa mengakibatkan feedback. Parametrik equalizer dapat digunakan mencegah feedback atau ‘feedback cancellation’ tipikelnya menggunakan notch filter yang memangkas sumber looping frekuensi.

Sistem koreksi
Semua speaker yang mempunyai peaks dan dips pada output pada frekuensi tertentu dan dapat berinteraksi dengan batas-batas ruangan yang membuat respon suara tidak merata. Dengan parametrik equalizer maka kita dapat memboosting atau memotong peaks dan dips agar suara yang dihasilkan bisa flat pada respon frekuensinya.